Mostrando postagens com marcador Poder360 – Informasi dan Berita Amerika Selatan Terbaru. Mostrar todas as postagens
Mostrando postagens com marcador Poder360 – Informasi dan Berita Amerika Selatan Terbaru. Mostrar todas as postagens

7.4.21

Hidangan Klasik Masakan Amerika Selatan 2021

Hidangan Klasik Masakan Amerika Selatan 2021 Amerika Selatan atau Amerika Latin adalah suatu wilayah yang terletak di benua Amerika. Amerika Selatan terdiri dari lusinan negara yang indah, seperti PE, Peru, Meksiko, Argentina, Chili, dll. Amerika Selatan memang terkenal dengan wisata alamnya yang indah dan budayanya yang menarik. Namun, kawasan Amerika Selatan juga terkenal dengan berbagai ciri khasnya, dan terdapat banyak rasa yang enak. Nah, bagi yang penasaran dengan kuliner khas Amerika Selatan yang terkenal, berikut daftarnya.

Hidangan Klasik Masakan Amerika Selatan 2021Hidangan Klasik Masakan Amerika Selatan 2021

1. Dulce de Leche, Argentina

Poder360.com – Ini makanan yang terkenal di Amerika Selatan, sangat cocok untuk orang yang suka manisan. Dulce de Leche sebenarnya adalah saus atau konsentrat manis multifungsi yang terbuat dari susu kental manis yang dipanaskan hingga menjadi karamel. Dulce de Leche pasti berbeda dengan saus karamel, karena Dulce de Leche memiliki rasa yang lebih manis.

Baca Juga : Destinasi Tempat Wisata Terbaik di Amerika Selatan

Dulce de Leche sebenarnya berasal dari Argentina, tetapi Anda dapat dengan mudah menemukannya di Amerika Selatan, seperti Brazil hingga Uruguay. Dulce de Leche biasanya disajikan dengan es krim, biskuit, roti panggang, atau gorengan.

Di zaman kuno dan sebelum penjajahan

Penulis dan sejarawan Argentina Rodolfo Terragno membenarkan bahwa Dulce de leche (dulce de leche) ada di banyak budaya kuno. Misalnya, di Āyurveda, muncul dengan nama rabadi, dianjurkan untuk menghindari penyakit, dan terkait dengan makanan penutup India saat ini (sering lebih disebut rabri).

Selain kekerabatannya sebagai produk sampingan susu, rabadi (Terragno menyebutnya “permen susu lembut”) adalah produk sampingan dari yogurt, dan khoya (dia menyebutnya “permen susu keras”) adalah keju ricotta. 2 Sejarawan Argentina Daniel Balmaceda, penulis “Makanan dalam Sejarah Argentina”, berasal dari Indonesia dan dibawa ke pulau-pulau terdekat termasuk Filipina sekitar abad keenam.

Berabad-abad kemudian, ketika pulau-pulau terakhir ini ditaklukkan oleh Kerajaan Spanyol (1565), orang Eropa mengetahui resep ini, dan mereka mengadopsinya di seluruh wilayah, terutama koloni Amerika.

2. Turron de Dona Pepa, Peru

Kelezatan terkenal berikutnya di Amerika Selatan adalah Turron de Dona Pepa. Hidangan ini sebenarnya adalah makanan penutup dari Peru. Dulu, Turron de Dona Pepa secara tradisional hanya dimakan pada bulan Oktober untuk memperingati El Senor de los Milagros. Sekarang, Anda bisa makan hidangan ini kapan saja.

Turron de Dona Pepa memiliki tekstur yang lengket dan rasa manis. Hidangan ini terdiri dari beberapa lapis, seperti sirup gula merah, kue batangan, biji wijen, sirup, dll.

Secara tradisional ada dua asal yang dikaitkan dengan makanan penutup tradisional Lima, yang mengingatkan pada Josefa Marmanillo, seorang budak Afrika berkulit hitam dari Lembah Canet di dekatnya, yang dianggap juru masak yang baik:

Kisah pertama dan paling umum dalam sejarah lisan dan tertulis melibatkan akhir abad ke-18, ketika Josepha Mamanilo mulai lumpuh di lengannya. Penyakit itu membebaskannya dari perbudakan, tetapi pada saat yang sama – dengan mencegahnya Tidak bekerja – tidak mungkin untuk meninggalkan dia.

Dalam kasus ini, dia mendengar bahwa ada mukjizat yang diciptakan oleh gambar Kristus dari Pachacamilla, dan kemudian pergi ke Lima. Berkat iman dan dedikasinya, dia menyembuhkan penyakitnya dan dengan penuh syukur menciptakan makanan penutup yang didedikasikan untuk Kristus dari Pacha Camilla, dan dia sekarang dikenal sebagai Raja Mukjizat.

Dalam pertunjukan Lord berikutnya, Josefa mengambil nougat dan mempersembahkannya kepadanya. Versi lain dari legenda menegaskan bahwa Kristus menampakkan diri kepadanya dalam mimpi, mengungkapkan resep yang kemudian dia berikan.

Setelah kembali ke Canet, budak itu berjanji bahwa Kristus memberkati dedikasinya, dia sudah tersenyum.

Ada juga versi di mana Josefa membawa nougat ke dalam prosesi untuk pertama kalinya dan mempersembahkannya dari Pachacamilla kepada Kristus, dan menyembuhkannya ketika dia kembali ke Cañete. Namun, di tahun-tahun berikutnya, dia selalu kembali ke Lima untuk mempersembahkan nougat kepada orang-orang percaya dalam Prosesi Ungu Kristus, sebuah tradisi yang terus ada di antara putri, cucu, dan generasi penerusnya.

Kedua, Gubernur menyelenggarakan kompetisi untuk memberi penghargaan kepada siapa yang dapat membuat makanan lezat dan bergizi yang dapat bertahan selama beberapa hari: pemenangnya adalah Josefa Marmanillo, itulah mengapa julukannya “Doña Pepa” dikaitkan dengan makanan penutup.

Dokumen pada abad ke-19 menunjukkan bahwa makanan penutup pada waktu itu juga disebut “Honey Nougat” atau “Miracle Nougat Master”. Itu merupakan perbaikan dan peningkatan dari nougat Spanyol, dengan elemen baru dan orisinal, yaitu Baptisan tertentu. Dinamakan “Doña Pepa nougat” untuk menghormati penemunya, itu hanya diproduksi pada awal abad ke-20.

3. Bunuelos, Meksiko

Bunuelos dari Meksiko juga merupakan salah satu makanan lezat yang sayang untuk dilewatkan di Amerika Selatan. Hidangan khas Meksiko ini tidak hanya terkenal di negaranya saja, tetapi juga hampir di seluruh negara di Amerika Latin.

Bunuelos adalah camilan mirip kroket, seperti donat. Bunuelos terdiri dari berbagai isian, mulai dari apel, singkong, pisang hingga ketan, ditambah beberapa manisan seperti gula pasir atau karamel.

4. Ceviche, Peru

Ceviche (pengucapan bahasa Spanyol: [seˈβitʃe]) adalah hidangan seafood paling populer di wilayah pesisir Amerika Latin. Hidangan ini biasanya dibuat dengan ikan segar, yang direndam dalam jus jeruk atau jus lemon dan dibumbui dengan cabai atau cabai. Rasa lain juga bisa ditambahkan, seperti bawang merah, garam dan ketumbar. Ceviche biasanya ditemani lauk pauk seperti ubi, salad, jagung, alpukat atau pisang raja. Karena hidangan ini tidak dimasak panas, maka harus segera disiapkan untuk meminimalkan risiko keracunan makanan.

Makanan Terlezat Di Amerika SelatanMakanan Terlezat Di Amerika Selatan

Catatan arkeologi menunjukkan bahwa makanan yang mirip dengan ceviche dimakan hampir 2.000 tahun yang lalu, tetapi secara historis, pendahulu hidangan ini dibawa ke Peru oleh wanita Moor di Granada, yang menaklukkan Spanyol Dengan kedatangan para pemukim dan penjajah, hidangan ini akhirnya berkembang menjadi apa yang sekarang dianggap sebagai ceviche. Koki Peru Gaston Acurio menjelaskan lebih lanjut tentang dominasi Lima abad di Peru, yang memungkinkan hidangan populer seperti ceviche dibawa ke koloni Spanyol lainnya. Dan ini telah lama menjadi bagian dari masakan lokal yang menggabungkan selera dan gaya lokal.

Saat ini, ceviche telah menjadi makanan internasional yang populer, dibuat dengan berbagai cara di seluruh Amerika Serikat dan dipromosikan ke Amerika Serikat pada tahun 1980-an. Wilayah dengan varietas ceviche terkaya adalah Peru, Kolombia, dan Ekuador. Tetapi pantai Honduras, El Salvador, Belize, Guatemala, Amerika Serikat, Meksiko, Panama, Karibia dan beberapa negara lain juga memiliki gaya unik lainnya.

Konon hidangan ini telah dikonsumsi selama ribuan tahun, namun menurut sejarah, hidangan ini pertama kali dibawa ke Peru oleh seorang wanita Moor di Granada. Kemudian hidangan tersebut berkembang menjadi ceviche yang terkenal saat ini.

5. Empanadas, Argentina

Empanada adalah kue kering atau sandwich yang dipanggang atau digoreng di banyak negara di Amerika Latin, Eropa Selatan, dan sebagian Asia Tenggara. Namanya berasal dari kata kerja “Emppanar” yang artinya membungkus atau membungkus roti. Empanada dibuat dengan melipat adonan di sekitar isian. Isiannya bisa berupa aneka daging, keju, telur, sayur mayur atau buah-buahan.

Selama masa kolonial, itu dibawa ke Amerika Latin dan Filipina oleh Spanyol, dan ke Indonesia oleh Portugis, dan masih populer sampai sekarang. Empanada dari Amerika Latin, Filipina, dan Indonesia memiliki isian yang beragam.

Empanada Argentina sering disajikan sebagai hidangan pembuka atau hidangan utama atau pada festival. Banyak toko yang mengkhususkan diri pada empanada segar dengan berbagai rasa dan isian.

Adonan empanada ini biasanya terbuat dari tepung terigu dan mentega, dan isiannya bervariasi dari satu provinsi ke provinsi lain: dalam beberapa kasus, terutama ayam, daging sapi (potong dadu atau parut, tergantung daerahnya), dapat dibumbui dengan ketumbar dan cabai. bubuk, sementara yang lain termasuk bawang isi, telur rebus, zaitun atau kismis. Empanada bisa dipanggang (gaya salta) atau digoreng (gaya turkmen). Mereka mungkin juga mengandung ham, ikan, humita (jagung manis dengan saus putih) atau bayam; isian buah digunakan untuk membuat empanada untuk makanan ringan.

El Salvador

Orang Salvador sering menggunakan “empanada” sebagai hidangan pembuka atau makanan penutup yang terbuat dari pisang raja yang diisi dengan krim manis. Kemudian pisang tersebut digoreng sebentar dan ditaburi sedikit gula pasir untuk menghangatkannya. Empanada ini terkadang diisi dengan kacang merah goreng.

Filipina

Empanada Filipina biasanya berisi daging sapi atau ayam, kentang, daun bawang cincang dan kismis dalam pasta tepung terigu manis (agak mirip dengan “picadillo” Kuba). Ada juga versi adonan yang dipanggang, dan versi yang digoreng renyah. Biasanya, untuk mengurangi biaya, kentang ditambahkan sebagai isian.

Kue di Ilocos Utara sangat berbeda. Isian daging ini terbuat dari pepaya hijau yang enak, kacang hijau dan sosis ilocano cincang (Chorizo) dan / atau kuning telur sesuai kebutuhan. Ilocano menggunakan bihun, orange-red dan achuete (Anato), lalu digoreng adonan tanpa harus memanggang.

Haiti

Di Haiti, meatloaf yang montok mirip dengan empanada, tetapi saus daging dengan kerak yang kental biasanya dimakan di festival. Ini pada dasarnya adalah daging yang montok. Adonan biasanya diisi dengan daging sapi, ikan atau ayam dan ditambah dengan bumbu. Kemudian tutup adonan dan panggang.

Indonesia

Di Indonesia, jajanan ini disebut panada atau pastel. Di Sulawesi Utara jajanan biasa disebut panada, kulit luarnya terbuat dari roti goreng yang bertekstur seperti roti, dan bagian dalamnya diisi ikan tuna dan cabai. Varian sedikit pedas lainnya, disebut Pastel, memiliki kerak tipis yang membuatnya renyah, isiannya biasanya terbuat dari kentang potong dadu, wortel, bawang merah, ayam, bawang putih, dan lada putih. Beberapa orang juga menambahkan penggemar ke dalamnya. Anda juga dapat menemukan varian yang kurang umum, seperti pastel yang diisi dengan kari ayam atau atau telur puyuh.

Variasi lain dari krayon adalah krayon tertutup. Pastel jenis ini memiliki efek isian yang sama dengan pastel biasa, namun bentuknya mirip dengan roti ayam, hanya saja cangkangnya tebal dan lembut terbuat dari kentang tumbuk. Pastel tutup dipanggang, bukan digoreng.

6. Coxinha, Brazil

Sekilas, kelezatan khas Amerika Selatan yang terkenal ini mirip kroket Indonesia. Namun, hidangan ini disebut Coxinha di Brasil dan merupakan salah satu camilan yang wajib dicoba di sana.

Coxinha terbuat dari ayam suwir dan keju berbentuk lingkaran yang terbuat dari adonan dan tepung terigu. Coxinha biasanya dimakan sebagai hidangan pembuka karena ukurannya tidak terlalu besar atau terlalu kecil.

Kuliner lezat yang sudah sangat terkenal sejak tahun 90-an bisa ditemukan di banyak restoran di Brazil. Coxinha memiliki rasa yang gurih, renyah, sehingga sangat cocok untuk orang yang menyukai hidangan gurih.

7. Arepas, Venezuela

Arepa (pengucapan bahasa Spanyol: [aˈɾepa]) adalah makanan yang terbuat dari tepung jagung. Berasal dari bagian utara Amerika Selatan sebelum Venezuela. Ini terutama dikenal dalam masakan Kolombia dan Venezuela, tetapi di Bolivia dan negara lain.

Itu bisa dimakan setiap hari di negara-negara ini dan bisa dimakan dengan keju, cuajada (keju segar), berbagai daging, ayam, alpukat atau diablito (dip ham). Itu juga bisa dibagi menjadi sandwich. Ukuran, jenis, dan aditif jagung akan bervariasi selama persiapan. Bentuknya mirip dengan tirai Meksiko dan pupusa El Salvador.

Hidangan Klasik Masakan Amerika Selatan 2021Hidangan Klasik Masakan Amerika Selatan 2021

Arepa adalah makanan bekas Venezuela, dari tempat yang sekarang disebut Kolombia dan Venezuela. Situs arkeologi di kawasan ini sering menemukan alat untuk membuat tepung sirih dan piring tanah liat untuk memasak tepung. Meski belum ditentukan di negara mana tepung jagung pertama kali dimasak, tanggal paling awal keberadaan tepung jagung di Kolombia dan Venezuela masih bisa ditentukan.

Misalnya, di Kolombia, keberadaan jagung pertama kali tercatat sekitar 3000 tahun, sedangkan di Venezuela diperkirakan sekitar 2.800 tahun yang lalu.

Sepanjang sejarah, pinang tetap tidak berubah dari buah pinang yang dimakan oleh penduduk asli Venezuela, menjadikannya salah satu dari sedikit tradisi pra-kontak yang telah populer selama bertahun-tahun sejak kolonialisme.

8. Arroz con Leche, Amerika Selatan

Arroz con Leche sebenarnya berasal dari Spanyol, namun kini hidangan ini menjadi salah satu masakan terkenal di Amerika Selatan dan bisa ditemukan di semua negara di Amerika Selatan.

Arroz con Leche atau dikenal juga dengan sebutan rice pudding merupakan menu dessert yang populer. Anda dapat menemukan hidangan ini di semua negara / wilayah Amerika Selatan, tetapi perubahan dan versinya berbeda.

Arroz con Leche terbuat dari campuran beras, air, gula, susu, dan susu evaporasi. Berbagai variasi dapat digunakan untuk menambah rasa, termasuk kayu manis, kulit lemon, kulit jeruk, kelapa, dan kopi.

9. Chocotorta, Argentina

Chocotorta adalah makanan penutup dari Argentina. Pada tahun 1975, rangkaian kue coklat Bagley diluncurkan dengan merek Chocolinas. Di banyak kota di selatan Santa Fe, jenis kue yang disebut “makanan penutup coklat” ini mulai dibuat di rumah.

Marité Mabragaña mengatakan bahwa memanfaatkan popularitas dan penyebaran makanan khas ini ke seluruh negeri, perusahaan yang membuat kue sendiri mulai memasukkan makanan penutup ini ke dalam resep dan iklan mereka (kemudian berganti nama menjadi Chocotorta).), Yang diprakarsai oleh Marité Mabragaña. perusahaan. Berbeda dengan resep asli yang dibuat dengan dulce de leche dan krim, dalam campuran baru, yang terakhir diganti dengan krim keju ala Amerika cheesecake.

Chocotorta adalah makanan penutup yang sangat populer di kalangan keluarga Argentina, meskipun terinspirasi oleh tiramisu Italia, hanya ada sedikit makanan penutup di restoran dan ruang makan. Ini unik karena mudah disiapkan dan dimakan karena bahan utamanya “mudah disimpan”, jadi tidak perlu memasak. Ada kontroversi yang meluas mengenai apakah telur dadar coklat harus dianggap sebagai kue atau makanan penutup sederhana tanpa persiapan.

Baca Juga : Asal Usul Dari Pizza Margherita

Editor lain mengutip preseden yang mirip dengan yang disebutkan sebelumnya: makanan penutup dengan karakteristik serupa sudah ada di menu sekolah Colegio San Martín di Avellaneda pada tahun 1970-an. Selama proses persiapan, kopi digunakan untuk melembabkan kue, sedangkan bahan lainnya, cara pencampuran dan penyampaiannya sama dengan peluncuran kue cokelat berikutnya, menjadi preseden.

10. Canjica, Brazil

Kelezatan terakhir yang terkenal di Amerika Selatan adalah Canjica. Canjica ini berasal dari Brazil dan biasanya disajikan sebagai makanan penutup.

Canjica terbuat dari jagung putih dan diolah dengan gula, susu, dan kayu manis. Canjica memiliki banyak variasi, seperti menambahkan remoah, santan, cengkeh, kacang tanah dan susu kental manis. Canjica dapat ditemukan di Brazil pada bulan Juni, tetapi dapat ditemukan pada bulan-bulan lain.

Faktanya, Anda masih bisa mencoba banyak makanan khas di Amerika Selatan, namun 10 makanan khas teratas ini juga paling populer dan terkenal tidak hanya di Amerika Selatan tetapi juga di berbagai negara lainnya. Nah, cobalah beberapa hidangan di atas saat Anda ke sana. semoga berhasil.

 

The post Hidangan Klasik Masakan Amerika Selatan 2021 first appeared on Poder360 - Informasi dan Berita Amerika Selatan Terbaru. Via Poder360 – Informasi dan Berita Amerika Selatan Terbaru https://ift.tt/2uJBVkZ

5.4.21

Destinasi Tempat Wisata Terbaik di Amerika Selatan

Destinasi Tempat Wisata Terbaik di Amerika Selatan Amerika Selatan memiliki banyak tempat wisata menakjubkan yang wajib Anda kunjungi. Dari bangunan bersejarah hingga taman nasional, Amerika Selatan telah menarik wisatawan agar semua orang mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Jika Anda berencana untuk berlibur ke Amerika Selatan, Anda bisa menggunakan artikel ini sebagai referensi. Untuk lebih detailnya, berikut adalah 15 tempat wisata terbaik di Amerika Selatan yang wajib Anda kunjungi.

Destinasi Tempat Wisata Terbaik di Amerika SelatanDestinasi Tempat Wisata Terbaik di Amerika Selatan

1. Machu Picchu, Peru

Machu Picchu (Machu Picchu) adalah bukti sejarah peradaban Inca sebelum datangnya Spanyol. Terletak di Pegunungan Andes Peru, Machu Picchu adalah istana kaisar, benteng dan tempat upacara keagamaan, tempat orang-orang melakukan pengorbanan manusia untuk menenangkan para dewa. Machu Picchu (Machu Picchu) dibangun dengan batu yang dipoles, menampilkan gaya arsitektur Inca klasik. Machu Picchu (Machu Picchu) memiliki pemandangan yang luar biasa dan merupakan daya tarik wisata utama yang tidak boleh dilewatkan di Amerika Selatan.

Poder360.com – Fakta membuktikan bahwa peninggalan budaya yang ada berupa kota-kota di masa lalu tidak hanya ada dalam sejarah Chichen Itza (Meksiko). Tepatnya, di belahan dunia lain, di Peru, terdapat kota yang menjadi peninggalan peradaban maju. Bangunan unik ini dinamai Machu Picchu. Ingatan kami kembali ke kartun bernama Pikachu. Namun, ternyata Machu Picchu jauh dari kata imut dan penuh warna. Seperti bangunan kuno lainnya yang masih bertahan hingga saat ini, sejarah Machu Picchu juga memiliki cerita yang menarik dikutip dari kompas.com.

Baca Juga : Arkeolog Menemukan Mumi Burung Beo di Amerika Selatan

Bahasa Peru atau Quechua mendefinisikan Machu Picchu sebagai puncak tua. Hal ini berkaitan erat dengan letak keberadaan Machu Pichu (Machu Pichu) yang berada di dataran tinggi. Dengan ketinggian bangunan ini diukur dari permukaan laut yaitu 2.340 mdpl. Apakah itu cukup tinggi? Oleh karena itu, tidak semua orang dapat mengunjungi situs sejarah kuno peninggalan Inca.

Pada 7 Juli 2007, sekitar 100 juta orang di planet ini memilih Machu Picchu sebagai objek wisata yang layak diklasifikasikan sebagai Tujuh Keajaiban Dunia. Dukungan kuat yang diterima melalui layanan pesan singkat (SMS) dan Internet menyebabkan keputusan Yayasan Swiss untuk membiarkan Machu Pichu (Machu Pichu) mengambil alih posisi tersebut.

Penemunya, Bingham, menemukan warisan ini secara tidak sengaja. Sejak awal misi universitasnya, ini membawanya untuk berpartisipasi dalam ekspedisi ilmiah di Andes. Niat asli Bingham adalah menjelajahi dan mempelajari vegetasi liar di sana. Tapi Tuhan menetapkan dia untuk menjadi perantara untuk membuka visi besar dunia peradaban masa lalu.

Bingham membawa seorang pemandu wisata, yang pertama kali memahami seluk beluk Andes. Bersama-sama mereka menjelajahi bagian Andes yang tidak dikenal. Karena hutannya lebat, tangan Anda harus menjulurkan setiap gulma dan semak.

Kebetulan, mata Bingham tertuju pada bangunan bernuansa. Saat itu, bangunan megah itu masih buram karena banyak ditumbuhi pepohonan dan ilalang yang tinggi. Tentu saja, Bingham dan pemandu wisatanya tidak langsung mempercayai pandangan normal mereka. Tampaknya semuanya merupakan pengalaman misterius yang menakutkan dan mengejutkan. Namun ternyata yang dilihatnya adalah bangunan sungguhan, bukan hanya imajinasinya saja terhadap sang pemandu wisata.

Berpegang pada arti bangunan dan pengaruhnya soal peradaban pada manusia, Bingham menjadi semakin penasaran. Dia sangat yakin bahwa bangunan yang dilihatnya adalah petunjuk dari peradaban Inca yang hebat di bumi. Kemudian, banyak penelitian dilakukan pada aspek-aspek relevan dari kawasan Machu Picchu. Berita tentang peninggalan budaya bernilai tinggi, pemandangan indah, dan petunjuk kuno lainnya dengan cepat menyebar ke seluruh Amerika Serikat dan dunia.

Amerika Selatan Menjadi Pusat WisataAmerika Selatan Menjadi Pusat Wisata

2. Rio de Janeiro, Brasil

Rio de Janeiro adalah sebuah kota di Brazil yang terkenal dengan tarian samba. Oleh karena itu, mengikuti atau sekedar menikmati tarian ini adalah hal yang paling wajib kalian lakukan. Kota ini juga terkenal dengan karnavalnya yaitu copacabana beach dan Bosano Nova Nova. Setelah menikmati festival dan tarian yang indah, Anda dapat mengunjungi landmark kota yang paling terkenal, patung Kristus Penebus di puncak Gunung Corcovado.

Rio de Janeiro (berarti “Sungai Januari” dalam bahasa Portugis) adalah ibu kota negara bagian Rio de Janeiro di tenggara Brasil. Kota ini memiliki luas 1.256 kilometer persegi dan jumlah penduduk sekitar 6.1500 miliar (2004). Sekitar 10 juta orang tinggal di wilayah metropolitan Rio de Janeiro, yang saat ini menjadi kota terbesar keempat di dunia. Pada 2012, Rio de Janeiro merupakan sebagai Situs di Dunia UNESCO.

Rio de Janeiro memiliki banyak sekali universitas dan perguruan tinggi dan merupakan pusat penelitian dan pengembangan terbesar kedua di Brasil. Menurut data tahun 2005, Rio de Janeiro menyumbang 17% dari data ilmiah nasional. Rio de Janeiro adalah kota yang paling banyak dikunjungi di Amerika Selatan dan terkenal dengan keindahan alamnya, karnaval, pantai samba, Posano Nova dan Balneario (seperti Barra da Tijuca, Copacabana, Ipanema dan Le Bron).

Selain pantainya, Rio de Janeiro juga memiliki landmark terkenal, seperti Gunung Corcovado, Gunung Sugarloaf dan kereta gantungnya, selama parade Sambadrome, patung Christ the Redeemer (termasuk Tujuh Situs Warisan Dunia Terbesar). Salah satunya keajaiban baru). (Festival Musik Rio de Janeiro) dan stadion Stadion Maracanã adalah salah satu stadion sepak bola terbesar di dunia.

Pada tahun 1565, Portugis menemukan Rio de Janeiro, yang kemudian menjadi wilayah Kerajaan Portugis. Kemudian pada tahun 1763, menjadi ibu kota Negara Brazil (negara bagian Kerajaan Portugis). Ketika Kerajaan Portugis pindah dari Portugal ke Brasil pada tahun 1808, Rio de Janeiro menjadi pilihan Ratu Maria I dari Portugal. Kemudian, pada tahun 1815, di bawah kepemimpinan putranya Bupati dan Raja Joao VI dari Portugal, Brasil menjadi kerajaan Portugal, Brasil, dan Kerajaan Inggris Algarve. Ketika Perang Kemerdekaan Brasil dimulai, Rio de Janeiro tetap menjadi ibu kota monarki Lusitania hingga tahun 1822. Rio de Janeiro tetap menjadi ibu kota Kekaisaran Brasil hingga 1889. Rio de Janeiro kemudian menjadi ibu kota Brasil hingga tahun 1960, hingga ibu kota dipindahkan ke Brasilia.

3. Air Terjun Iguazu, Argentina

Air Terjun Iguazu adalah salah satu atraksi terbaik yang ada di Amerika Selatan. Iguazu merupakan sistem air terjun terbesar yang ada di dunia, dengan 275 air terjun dengan berbagai ukuran, dan Tenggorokan Setan adalah yang terbesar. Air terjun yang menakjubkan ini kebetulan terletak hanya 17 kilometer (10,5 mil) dari Sungai Iguazu, tempat pertemuan perbatasan Argentina, Brasil, dan Paraguay. Bagi yang suka atraksi luar ruangan, air terjun ini sangat cocok.

Pemandangan Air Terjun ini mungkin menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung disana. Kemegahan dan Keindahan air terjun ini memang sulit digambarkan dengan kata-kata. Sejauh mata telanjang terlihat ada deretan air terjun yang mempesona, ada yang berukuran besar dan kokoh, dan ada pula yang berukuran sangat kecil. Di sebelah Air Terjun Iguazu, manusia tampak sangat kecil. Pasalnya, luas air terjun ini 2,7 kilometer. Air Terjun Iguazu terdiri dari sekitar 275 air terjun. Jumlahnya tergantung musim.

Nama Iguazu diambil dari Guarani atau Tupi y (IPA: [Tu]) (air) dan ûasú (IPA: [wa’su]). Legenda mengatakan bahwa dewa ingin menikahi seorang wanita bernama Napi, Napi kemudian pergi naik kano bersama kekasihnya Taroba. Tuhan marah dan membelah sungai hingga mereka menciptakan air terjun dan semuanya jatuh ke sungai.

Orang Eropa pertama yang menemukan air terjun ini adalah seorang penjelajah Spanyol bernama Conquistador Álvar Núñez Cabeza de Vaca pada tahun 1541, dan dinamai menurut bagian air terjun Argentina. Kemudian pada akhir abad ke-19, Boselli menemukan kembali air terjun tersebut, dan namanya merupakan salah satu air terjun lain yang ada di Argentina.

4. Kepulauan Galápagos, Ekuador

Jika ingin mempelajari habitat asli hewan prasejarah, maka Anda bisa mengunjungi Kepulauan Galapagos. Di pulau-pulau ini, Anda akan menemukan penyu dan iguana raksasa yang mirip dengan yang ada di film Godzilla. Kepulauan dari 18 pulau besar berjarak sekitar 900 kilometer dari pantai Ekuador. Mengunjungi Kepulauan Galapagos akan membuat Anda serasa kembali ke masa prasejarah.

Kepulauan Galapagos atau Kepulauan Galapagos adalah negara kepulauan yang terdiri dari 13 pulau vulkanik dan pulau batu. Kepulauan Galapagos terletak di Samudra Pasifik, sekitar 1.000 kilometer sebelah barat pantai Amerika Selatan.

Secara politis, Kepulauan Galapagos adalah bagian dari Ekuador. Pulau tertua berumur sekitar 4 juta tahun, dan pulau termuda masih dalam proses pembentukan. Kepulauan Galapagos memang merupakan salah satu kawasan vulkanik teraktif di dunia.

Kepulauan Galapagos terkenal dengan spesies endemiknya yang banyak, dan penelitian Charles Darwin membawanya untuk menemukan teori seleksi alam.

Kepulauan ini terbagi menjadi dua bagian: utara dan selatan khatulistiwa. Khatulistiwa melewati bagian utara Isabela, pulau terbesar.

Pada tahun 1959, Kepulauan Galapagos ditetapkan sebagai cagar alam, melindungi 97,5% pulau. Sisanya merupakan dari pemukiman manusia yang ada saat itu. Ada sekitar 2.000 hingga 3.000 orang yang berada di sana. Sensus dilakukan pada tahun 1972, dan tercatat sebanyak 3.488 orang. Pada 1980-an, jumlah ini meningkat menjadi 15.000.

Pada tahun 1986, lautan di sekitarnya dinyatakan sebagai kawasan perlindungan laut. UNESCO menetapkan Kepulauan Galapagos sebagai Situs Warisan Dunia pada 1978. [2] Ia kemudian diperluas pada Desember 2001 untuk memasukkan kawasan lindung laut. Yayasan Charles Darwin, didedikasikan untuk pelestarian pulau, didirikan di Belgia pada tahun 1959.

Merupakan Tempat Paling Berbahaya di BumiKota Buenos Aires, Argentina

Beberapa tahun yang lalu, Kepulauan Galapagos ditetapkan sebagai salah satu tempat paling berbahaya di planet ini. Pasalnya, pulau-pulau ini merupakan kawasan vulkanik paling aktif di dunia karena keberadaan Gunung Berapi (1.707 mdpl).

Meski ditandai sebagai kawasan berbahaya, namun banyak wisatawan yang justru menyaksikan keunikan Kepulauan Galapagos. Beberapa tempat yang sering dikunjungi adalah Reserva El Chato, South Plaza Island, Galapagos Beach Island di Tortuga Bay, dan Charles Darwin Reserach Station.

5. Kota Buenos Aires, Argentina

Kota ini terletak di Argentina dan juga dikenal sebagai kota terpadat keempat di Amerika Serikat. Buenos Aires terkenal dengan gaya arsitektur dan kehidupan budayanya yang kaya, dan merupakan kota yang paling banyak dikunjungi di Amerika Selatan. Di kota ini, Anda bisa mengunjungi Recoleta, sebuah kawasan pemukiman yang terkenal dengan sejarahnya. Selain itu, Pemakaman Recoleta adalah atraksi paling terkenal di daerah tersebut, karena merupakan tempat peristirahatan terakhir di mana Eva Veron (istri kedua Presiden Argentina Juan Domingo Peron) dimakamkan.

Buenos Aires, dinamai menurut Nuestra Señora Santa María del Buen Aire, adalah bulevar terbesar di dunia. Buenos Aires adalah ibu kota Argentina yang sibuk dan dikenal di seluruh dunia karena keanggunannya.

Buenos Aires (Boenos Aires) memiliki sumber daya alam yang melimpah dan kota-kota yang tandus, memiliki populasi yang terpelajar dan makmur, bertanggung jawab atas artis la Boca, Universitas Buenos Aires (Universitas Buenos Aires) Koloni ilmuwan. Ilmuwan ini telah menang Hadiah Nobel Taman, alun-alun, dan bulevar bergaris 3 aktif di kota dan menjadi kebanggaan penduduknya. Tarian penuh gairah di Buenos Aires ditandai dengan tango, dan penduduknya masih setia pada kotanya dan secara romantis diasosiasikan dengan lingkungan yang hangat dan subur.

Baca juga : Ski Resor Valle Nevado, yang Termasuk Resor Terbesar di Chili

Sejarahnya yang menakjubkan penuh dengan kekacauan politik dan didorong oleh sifat individualistis yang siap mengambil risiko. Bangunan pertamanya diserang oleh orang India pada tahun 1536 dan tidak dihuni sampai tahun 1580. Memiliki pelabuhan yang bagus – sekarang pelabuhan terbesar di Amerika Selatan – Buenos Aires berdagang dengan Inggris dan mengekspor ribuan ton biji-bijian, kulit mentah dan dendeng ke Brasil dan Karibia. Pada pertengahan abad ke-18, Buenos Aires berkembang pesat, dan monarki Bourbon menjadikannya ibu kota Rio de Janeiro, berharap untuk menaikkan pajak dan melindungi kota dari pesaing utama Inggris.

Ada perbedaan di antara para elit: pertama, perdagangan internasional dengan Kuba dan Brasil, dan kedua, kelompok regional yang diperintah oleh perwakilan kerajaan yang diakui oleh raja.

Pada tahun 1806 dan 1807, milisi lokal mengusir tentara Inggris. Napoleon Bonaparte menempatkan saudaranya Joseph Bonaparte di kursi Kerajaan Spanyol. Buenos Aires adalah provinsi pertama yang mendeklarasikan kemerdekaan. Dengan demikian memperkuat hubungan dengan pemerintah Spanyol. Pada tahun 1816, provinsi lain menyerah, dan Buenos Aires ditunjuk sebagai ibu kota Provinsi Union Rio de Janeiro.

 

The post Destinasi Tempat Wisata Terbaik di Amerika Selatan first appeared on Poder360 - Informasi dan Berita Amerika Selatan Terbaru. Via Poder360 – Informasi dan Berita Amerika Selatan Terbaru https://ift.tt/2uJBVkZ

2.4.21

Arkeolog Menemukan Mumi Burung Beo di Amerika Selatan

Arkeolog Menemukan Mumi Burung Beo di Amerika Selatan Hewan mumi seperti kucing, anjing, dan hewan lainnya biasanya ditemukan di Mesir kuno. Namun, para arkeolog menemukan mumi di Gurun Atacama di Amerika Selatan. Penemuan binatang ini mengungkapkan agar jalur perdagangan burung beo dan macaw pada tahun 1450 dan 1100 Masehi.

Arkeolog Menemukan Mumi Burung Beo di Amerika Selatan

Arkeolog Menemukan Mumi Burung Beo di Amerika Selatan
poder360.com

Poder360.com – Jose M. Capriles, Asisten Profesor Antropologi di Universitas Pennsylvania, berkata: “Burung menikmati nilai tinggi di seluruh Amerika Serikat, dan kami melihat mereka dalam penguburan berstatus tinggi. Kami tidak tahu apa itu burung. Bagaimana menuju ke sana , rute yang mereka ambil atau jaringan perdagangan mereka. Burung beo dan macaw bukan hewan asli Atacama di Chili utara, yang merupakan gurun terkering di dunia dikutip dari suara.com.

Namun, arkeolog menemukan bukti mumi burung beo dan burung yang diawetkan di kotak kulit atau bahan pelindung lainnya di tanah kuburan.

Capriles menambahkan: “Fakta bahwa burung hidup melintasi Andes setinggi lebih dari 10.000 kaki sungguh mengejutkan Mereka harus diangkut ke Atacama melalui padang rumput, cuaca dingin, dan medan yang sulit”.

Capriles mempelajari perdagangan dan transportasi komoditas seperti koka, kerang, logam, bulu, dan hewan di sekitar Bolivia, Peru, dan Chili setelah meraih gelar pascadoktoral di Chili.

Capriles mengatakan Carlogro Santoro, seorang profesor antropologi di Universitas Tarapaca, menyarankan agar dia dan ibunya (ahli burung Bolivia di Museum Nasional Sejarah Alam) mengunjungi situs tersebut dan melakukan penelitian.

Sebagian besar sisa-sisa burung yang ditemukan oleh para peneliti berasal dari antara 1000 dan 1460 M, dimulai pada akhir kerajaan Tiwanaku, tepat sebelum suku Inca melintasi daerah tersebut.

Menurut Capriles, itu adalah masa perang, tetapi juga saat yang tepat untuk berdagang karavan yang sering berpindah-pindah.

Baca Juga : Meski Menggemaskan Ternyata Tupai Merah Ternyata Bisa Berbahaya

Para peneliti kini telah mempelajari sisa-sisa 27 macaw merah dan burung beo Amazon yang ditemukan di Atacama. Hasil penelitiannya dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences pada 29 Maret 2021.

Dengan menggunakan rekonstruksi isotop makanan, penanggalan radiokarbon, dan pengujian DNA purba, penelitian ini telah menghasilkan katalog macaw merah dan setidaknya lima spesies burung beo lainnya.

Tim memetakan serangkaian habitat alami yang berbeda, termasuk macaw merah tua, macaw biru dan kuning, dan berbagai burung beo, dalam upaya untuk menentukan bagaimana burung-burung tersebut melakukan perjalanan ke Atacama.

Peneliti juga menemukan bahwa burung ini merupakan makanan yang sama yang dimakan oleh pemiliknya.

Capriles berkata: “Beberapa dari burung ini hidup tidak bahagia. Mereka dibesarkan untuk menghasilkan bulu, dan mereka mencabut bulunya begitu mereka tumbuh.” Kata Capriles, mengutip “Science and Technology Daily” Rabu (31/3/2021).

Tidak hanya itu, banyak burung beo mumi yang mulutnya terbuka dan lidahnya menjulur sayap beberapa pesawat juga terbuka.

Tim ahli kita sangat tidak mengetahui semua alasan mengapa agar burung beo itu dijadikan mumi menggunakan cara ini. Bahkan isi perut burung beo juga dibuang untuk membantu melindungi mumi.

Unik Mumi Burung Beo di Amerika Selatan

Unik Mumi Burung Beo di Amerika Selatan
poder360.com

Tidak ada yang tahu kenapa kematiannya

Siaran pers yang dikeluarkan oleh Pennsylvania State University mengatakan pada hari Senin bahwa burung beo dan beo bukan asli Atacama, gurun terkering di dunia, tetapi bulu dan burung mumi telah ditemukan di situs arkeologi di daerah tersebut.

Banyak burung beo yang dibalsem setelah mati, beberapa di antaranya memiliki mulut terbuka, lidah terbuka, dan lainnya memiliki sayap terbuka, seolah-olah sedang terbang.

Rekan penulis studi tersebut, Jose M. Cabriles, seorang profesor antropologi di Pennsylvania, mengatakan kepada CNN: “Ini sulit untuk dijelaskan”. Tetapi pendekatan ini mungkin terkait dengan kemampuan burung untuk meniru bahasa manusia Bagian dari sebuah upacara.

Para peneliti mengunjungi museum di Chili utara selama hampir tiga tahun untuk mempelajari sisa-sisa macaw dan burung beo yang ditemukan di daerah tersebut. Para ilmuwan juga menggunakan analisis tentang rekonstruksi isotop, jejak hewan, pengujian DNA kuno untuk membuat gambar burung, dan penanggalan radiokarbon. Tim peneliti menemukan bahwa burung-burung ini dibawa dari Amazon ke Atacama antara tahun 1100 dan 1450 M, sekitar 300 mil jauhnya.

Cabrilles mengatakan kepada CNN bahwa ada banyak perdagangan selama periode ini, dan semakin banyak karavan llama yang bergerak di antara berbagai wilayah Andes. Capriles mengatakan dalam siaran persnya: “Fakta bahwa burung menghuni Andes pada ketinggian lebih dari 10.000 kaki sungguh mengejutkan”. “Mereka harus melakukan perjalanan melalui padang rumput, cuaca dingin dan medan yang sulit untuk diangkut ke Atacama Mereka harus hidup”.

Para peneliti akhirnya memecahkan sebuah misteri: kedatangan burung terjadi sebelum Kerajaan Inca dan pendudukan Spanyol di daerah tersebut, dan ini adalah pertama kalinya kuda dibawa ke Amerika Selatan. , “Capriles mengatakan dalam siaran persnya. “Fakta bahwa karavan llama mengendarai burung beo dan burung beo melintasi Andes dan gurun ke oasis ini sungguh mengejutkan”.

Capriles mengatakan kepada CNN bahwa begitu burung mencapai Atacama, Mereka juga dapat dipelihara sebagai layaknya hewan peliharaan atau dijadikan bulu biasa dan digunakan sebagai penutup kepala untuk mengekspresikan kekayaan dan kekuasaan. Ia mengatakan bahwa burung ini memakan makanan yang dibesarkan oleh manusia, tetapi hubungannya dengan manusia sangat rumit.

Benar-benar kejutan! Capriles berkata: “Mumi tertua di dunia tidak ada di Mesir.” “Beberapa burung hidup tidak bahagia. Mereka dibesarkan untuk menghasilkan bulu, dan begitu mereka dewasa, bulunya dicabut”. Tentang burung Pertanyaan tentang kelas dan penggunaannya masih ada, dan Capriles berencana untuk melanjutkan penelitian di daerah tersebut.

Burung beo dan macaw bukan hewan asli Atacama. Namun, para arkeolog menemukan bulu dan hewan selama perburuan dan menyimpannya di dalam koper atau bahan pelindung lainnya di situs arkeologi. José M. Capriles, asisten profesor antropologi di Pennsylvania State University, mengatakan: “Bulu berharga di mana-mana di Amerika Serikat, dan kami menganggapnya sebagai pemakaman berstatus tinggi.” The Journal of Physics Selasa (30/3/2021) mengutip.

Dalam studi ini, para peneliti mempelajari sisa-sisa 27 mumi merah mumi lengkap atau sebagian dan burung beo Amazon dari lima oasis di Gurun Atacama.

Melalui analisis arkeologi hewan, rekonstruksi isotop makanan, penanggalan radiokarbon, dan pengujian DNA kuno, para peneliti mengklasifikasikan macaw merah dan setidaknya lima spesies burung beo lainnya. Mereka menemukan bahwa mumi burung telah diangkut lebih dari 300 mil di bagian timur Amazon. Vendor juga membawa burung-burung ini ke komunitas oasis tempat llama menarik karavan.

Selain itu, para peneliti mengatakan bahwa mumi burung tersebut dibawa ke Gurun Atacama antara tahun 1100 dan 1450 Masehi. Periode ini menandai berakhirnya kerajaan Tiwanaku, tepat sebelum suku Inca melintasi daerah tersebut. Bahkan di masa perang, ini adalah waktu yang tepat untuk berdagang.

Burung-burung ini harus diangkut melalui padang rumput, cuaca dingin, dan medan berat Atacama, dan mereka harus bertahan hidup. Peneliti juga menemukan bahwa burung ini merupakan makanan yang sama yang dimakan oleh pemiliknya. Capriles berkata: “Beberapa dari burung ini hidup tidak bahagia. Mereka dibesarkan untuk menghasilkan bulu, dan begitu mereka dewasa, bulunya akan dicabut”.

Sayangnya, banyak dari burung ini diperoleh di luar proyek arkeologi formal, dan oleh karena itu beberapa jenis data hilang.

 

The post Arkeolog Menemukan Mumi Burung Beo di Amerika Selatan first appeared on Poder360 - Informasi dan Berita Amerika Selatan Terbaru. Via Poder360 – Informasi dan Berita Amerika Selatan Terbaru https://ift.tt/2uJBVkZ